HIT-RE 100

Hilti HIT-RE 100 adalah solusi epoxy anchoring bersertifikat ETA dengan kekuatan tinggi dan waktu curing cepat. Lihat spesifikasi dan panduan varian sesuai proyek Anda.

Mengenal Hilti HIT-RE 100 sebagai Solusi Epoxy Anchoring

Hilti HIT-RE 100

Dalam dunia konstruksi modern, pemilihan sistem anchoring tidak lagi bisa dilakukan secara sembarangan. Setiap proyek memiliki kebutuhan berbeda — mulai dari beban tarik, kondisi beton, hingga suhu kerja di lapangan. Kesalahan memilih sistem bisa berdampak pada penurunan kekuatan sambungan dan umur struktur yang lebih pendek.

Hilti, sebagai pemimpin global dalam sistem chemical anchoring, menghadirkan HIT-RE 100 sebagai solusi paling seimbang antara kekuatan, efisiensi waktu, dan biaya. Produk ini dirancang khusus untuk Anda yang membutuhkan Solusi Epoxy Anchoring bersertifikat dengan kinerja stabil di kondisi tropis Indonesia.

Dengan formulasi resin dua komponen, sistem ini memberikan hasil rekat tinggi pada berbagai kondisi beton — baik retak maupun tidak retak — tanpa risiko ekspansi yang dapat merusak tepi beton. Sertifikasi ETA-16/0142 membuktikan bahwa epoxy ini sudah teruji secara ilmiah dan diakui di berbagai standar konstruksi dunia.

Baca Juga: Aplikasi Hilti HIT-RE 100 pada proyek infrastruktur dan gedung industri


Spesifikasi Teknis HIT-RE 100

Epoxy Hilti HIT-RE 100 memiliki komposisi dua komponen yang bekerja melalui proses pencampuran otomatis saat keluar dari nozzle. Berikut adalah spesifikasi teknis utama yang perlu Anda pahami sebelum menentukan penggunaan di proyek:

1. Komposisi Bahan

  • Komponen A: resin epoxy berkekuatan tinggi.
  • Komponen B: pengeras amina yang mengatur waktu pengerasan.
    Keduanya bercampur otomatis dengan rasio seimbang untuk menghasilkan ikatan kimia yang presisi.

2. Kekuatan Ikatan (Bond Strength)

  • Beton tidak retak: hingga 25 MPa.
  • Beton retak: rata-rata 18–20 MPa.
  • Ketahanan geser: 15–18 MPa (tergantung kondisi substrat).

Angka ini menjadikan HIT-RE 100 setara dengan standar structural-grade adhesive anchoring yang digunakan di proyek-proyek besar di Eropa dan Asia.

3. Waktu Curing (Pengerasan)

  • 20–25 °C: ±5 jam.
  • 30–35 °C: ±4 jam.
  • 10–15 °C: ±8 jam.
    Waktu curing yang cepat memungkinkan pekerjaan dilanjutkan di hari yang sama, sangat ideal untuk proyek dengan tenggat ketat.

4. Suhu Kerja Ideal

  • Minimum suhu aplikasi: +5 °C.
  • Maksimum suhu kerja jangka panjang: +72 °C.
  • Suhu puncak jangka pendek: +120 °C.

Epoxy ini tetap stabil pada suhu permukaan tinggi tanpa melunak, menjadikannya cocok untuk area luar ruangan dan lokasi industri.

5. Ketahanan Lingkungan

  • Tahan terhadap kelembaban dan udara asin.
  • Tidak terpengaruh oleh getaran mesin berat.
  • Aman untuk aplikasi overhead dan vertikal.

Dengan karakteristik ini, Hilti HIT-RE 100 bukan hanya perekat struktural, tetapi sistem sambungan yang dirancang untuk menghadapi kondisi ekstrem lapangan.


Panduan Memilih Varian dan Cartridge Sesuai Kebutuhan Proyek

Hilti menyediakan berbagai ukuran cartridge dan nozzle agar sistem ini fleksibel digunakan di proyek skala kecil maupun besar. Pemilihan varian sebaiknya mempertimbangkan faktor berikut:

Volume Pekerjaan dan Kedalaman Tanam
Untuk pekerjaan ringan seperti pemasangan braket atau handrail, cartridge kecil (330 ml) sudah mencukupi. Namun untuk proyek besar seperti rebar dowelling pada kolom atau pondasi, disarankan menggunakan cartridge 500 ml atau 850 ml agar tekanan dan aliran resin lebih stabil.

Jenis Lubang dan Ukuran Rebar
Diameter lubang harus disesuaikan dengan ukuran tulangan:

  • Rebar Ø12–Ø20 mm: gunakan nozzle standar (M).
  • Rebar Ø25–Ø32 mm: gunakan nozzle besar (L).
  • Lubang dalam >25 cm: gunakan extension tube agar resin mengisi dasar lubang sempurna.

Kondisi Lingkungan Pekerjaan
Jika Anda bekerja di area dengan suhu tinggi (di atas 35 °C), pastikan resin disimpan di tempat teduh agar tidak mengeras terlalu cepat di nozzle. Sebaliknya, di lokasi lembab atau dekat laut, pastikan lubang tidak tergenang air sebelum penyuntikan.

Hilti juga merekomendasikan penggunaan dispenser orisinal untuk menjaga tekanan resin tetap seimbang dan mencegah pencampuran tidak sempurna.


Performa di Kondisi Nyata

Hilti HIT-RE 100 telah digunakan di berbagai proyek di Indonesia — dari gedung industri di Surabaya hingga infrastruktur pesisir di Bali. Semua menunjukkan hasil yang konsisten.

Dalam pengujian lapangan di proyek perluasan pelabuhan Benoa, resin Hilti diuji dalam kondisi kelembaban 95% dan suhu rata-rata 34 °C. Hasil pull-out test menunjukkan kekuatan tarik tetap di atas 90% dari nilai laboratorium, bahkan setelah 30 hari paparan udara asin.

Hal serupa ditemukan pada proyek pabrik makanan di Jawa Timur. Epoxy ini digunakan untuk menanam anchor bolt mesin berkapasitas besar di lantai beton. Waktu kerja singkat dan hasil rekat kuat memungkinkan produksi kembali berjalan dalam 24 jam tanpa gangguan.

Inilah bukti bahwa Solusi Epoxy Anchoring dari Hilti tidak hanya kuat di teori, tetapi juga terbukti di lapangan tropis dengan kondisi ekstrem.


Kelebihan yang Membedakan Hilti HIT-RE 100

Banyak sistem epoxy di pasaran menawarkan spesifikasi serupa, namun hanya sedikit yang mampu memberikan kombinasi kekuatan, efisiensi, dan dukungan teknis sekuat Hilti. Berikut beberapa keunggulan khasnya.

  1. Sertifikasi ETA-16/0142 Resmi
    Artinya, kekuatan ikatan, waktu curing, dan performa lingkungan sudah diuji dan diakui secara internasional.
  2. Sistem Mixing Otomatis
    Tidak perlu menakar manual — resin dan pengeras tercampur sempurna setiap kali Anda menekan dispenser.
  3. Ramah Pengguna dan Aman
    Tidak beracun, tidak mengandung styrene, dan tidak menghasilkan bau menyengat saat diaplikasikan.
  4. Stabil di Iklim Tropis
    Epoxy tidak terpengaruh fluktuasi suhu siang dan malam yang tinggi, menjaga daya rekat tetap maksimal.
  5. Dukungan Teknis dari Bali Fastening Center
    Sebagai reseller resmi Hilti di Bali, mereka siap membantu Anda menentukan varian cartridge, nozzle, dan jumlah resin yang dibutuhkan per proyek.

Panduan Penghitungan Konsumsi Resin

Sebagai panduan praktis, berikut pendekatan kasar untuk menghitung kebutuhan resin per titik tanam rebar:

  • Lubang Ø14 mm (kedalaman 120 mm): ±10 ml resin.
  • Lubang Ø20 mm (kedalaman 150 mm): ±20 ml resin.
  • Lubang Ø25 mm (kedalaman 250 mm): ±35 ml resin.

Dengan cartridge 500 ml, Anda dapat menanam ±20–25 titik rebar tergantung ukuran lubang. Hilti juga menyediakan Resin Volume Calculator resmi di Hilti untuk hasil yang lebih akurat.


Rekomendasi Aplikasi Sesuai Skala Proyek

  • Proyek Skala Menengah: gunakan Hilti HIT-RE 100 dengan cartridge 330 ml untuk efisiensi dan fleksibilitas pemasangan.
  • Proyek Besar (Struktur & Infrastruktur): gunakan cartridge 850 ml dengan dispenser profesional agar tekanan resin lebih stabil pada lubang besar dan dalam.
  • Lingkungan Pesisir atau Industri: gunakan nozzle besar (L) dengan extension tube untuk menjangkau kedalaman lubang di area lembab.

Hilti HIT-RE 100 juga kompatibel dengan sistem rebar baja berlapis galvanis dan stainless steel, sehingga cocok untuk proyek dengan kebutuhan ketahanan korosi tinggi.


Dukungan dari Bali Fastening Center

Untuk memastikan pemilihan varian yang tepat, Anda dapat berkonsultasi langsung dengan tim teknis Bali Fastening Center, mitra resmi Hilti di Indonesia bagian timur. Mereka menyediakan pelatihan, simulasi penyuntikan, hingga pengujian pull-out test sesuai standar internasional.


Spesifikasi Bukan Sekadar Angka

Dalam dunia teknik sipil, data teknis adalah dasar setiap keputusan. Namun, spesifikasi tanpa pemahaman aplikasi hanya akan menjadi angka di atas kertas. Dengan Hilti HIT-RE 100, setiap spesifikasi dirancang agar mudah diterjemahkan ke lapangan — memberikan kekuatan nyata yang bisa Anda ukur dan uji.

Produk ini bukan sekadar alat bantu sambungan, tetapi Solusi Epoxy Anchoring profesional yang sudah terbukti di berbagai proyek Indonesia. Dan dengan pendampingan langsung dari Bali Fastening Center, Anda mendapatkan kepastian bahwa setiap cartridge yang digunakan bekerja sesuai standar internasional dari Hilti.


Tags: