Penggunaan logam anchor galvanis dengan grade 5.8 atau 8.8 untuk chemical anchor dalam konstruksi bukan tanpa alasan, melainkan berdasarkan standar kekuatan tarik, ketahanan korosi, dan keselamatan struktur. Berikut penjelasan detailnya:
1. Kekuatan Tarik (Tensile Strength) Sesuai Beban Desain
Grade 5.8 dan 8.8 menunjukkan kelas kekuatan baja berdasarkan standar ISO:
5.8 = Yield strength ±400 MPa, Tensile strength ±520 MPa.
8.8 = Yield strength ±640 MPa, Tensile strength ±800 MPa.
Dalam sistem chemical anchoring, beban ditransfer dari struktur (misalnya plat base mesin, balok baja, dll.) ke beton melalui anchor.
Jika memakai logam biasa (misal baja lunak atau besi polos), daya dukungnya rendah, bisa menyebabkan kegagalan struktural saat beban tinggi.
2. Daya Rekat Resin Chemical Anchor Butuh Anchor Kuat
Chemical anchor menggunakan resin (epoxy/polyester/vinylester) yang merekatkan anchor ke beton.
Resin mampu menghasilkan ikatan yang sangat kuat antara anchor dan beton.
Jika anchor terlalu lemah (grade rendah), maka yang rusak adalah anchor-nya, bukan ikatannya — menyebabkan kegagalan.
3. Galvanisasi: Perlindungan dari Korosi
Chemical anchor sering dipakai di lingkungan lembap, luar ruangan, atau area industri.
Proses galvanisasi (biasanya hot-dip galvanizing) memberikan lapisan seng yang melindungi baja dari karat.
Korosi bisa menyebabkan anchor rapuh atau patah dari dalam, terutama jika resin tertanam permanen (sulit diperiksa secara visual).
4. Kesesuaian dengan Standar Teknik dan Regulasi
Proyek konstruksi besar (gedung, jembatan, industri) mengikuti standar internasional seperti:
ETAG 001, EOTA TR029, atau standar ASTM.
Standar ini biasanya mensyaratkan kualitas baja minimal grade 5.8 (umum untuk beban sedang) atau 8.8 (untuk beban berat atau struktural).
Penggunaan logam di bawah standar bisa menyebabkan tidak lolos inspeksi teknis.
Anchor galvanis grade 5.8 atau 8.8 dipilih untuk chemical anchor karena:
Memiliki kekuatan mekanik yang sesuai untuk menahan beban struktural.
Cocok dengan kemampuan rekat resin epoxy atau vinylester.
Tahan korosi, sehingga umur struktur lebih panjang.
Memenuhi standar teknis dan keamanan konstruksi modern.
Jika Anda menjual atau mengaplikasikan chemical anchor, pastikan logam yang digunakan bersertifikasi dan sesuai spesifikasi pabrikan resin.